Melalui akun Twitter-nya @SaveUKNews, organisasi non-pemerintah yang berbasis di London ini menyatakan terdapat korban jiwa akibat ledakan bom tersebut. Namun, sejauh ini masih belum jelas berapa banyak korban yang jatuh dalam tragedi bom tersebut.
"Save the Children berduka dan mengutuk serangan terhadap rumah sakit bersalin mitra kami di #Idlib #Syria," demikian termuat dalam cuit akun @SaveUKNews.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengutip The Guardian, Lembaga pemantau konflik Suriah, Syrian Observatory for Human Rights (SOHR) menyatakan rumah sakit bersalin satu-satunya di kota Kafar Takharim itu rusak berat akibat serangan udara. Bom tak hanya menghantam rumah sakit tetapi juga menghancurkan bangunan pertahanan sipil.
Sampai saat ini, SOHR belum dapat memastikan siapa pihak yang bertanggung jawab atas tragedi tersebut.
Pada hari yang sama, kata SOHR, serangan udara juga menghantam wilayah pedesaan bagian utara Idlib. Serangan tersebut menewaskan lima orang dan melukai lebih dari 25 orang. (ags)