Diberitakan New York Times, Jumat (29/7), tim kampanye Clinton dalam pernyataannya mengatakan, hacker berhasil masuk ke program analisa mereka. Program ini juga digunakan oleh komisi nasional Partai Demokrat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam penyelidikan diketahui, para hacker berasal dari kelompok bernama "Fancy Bear" yang memiliki hubungan dengan badan intelijen militer Rusia, G.R.U.
Pejabat AS yang dikutip media juga "yakin betul" Rusia berada dibalik peretasan dan pencurian email para anggota Demokrat.
FBI mengatakan telah meninjau laporan tersebut dan menyelidikinya, namun tidak menyebutkan siapa sasaran penyelidikan mereka.
Ini bukan pertama jaringan komputer Demokrat diretas. Sebelumnya pertengahan Juni lalu, sistem komputer Komisi Nasional Demokrat diretas oleh dua kelompok hacker yang bekerja untuk Rusia.
Setelah peretasan itu, WikiLeaks pekan lalu membocorkan sekitar 20 ribu email yang berhasil diretas tersebut. Akibat email ini, Debbie Wasserman Schultz, mundur setelah surat elektroniknya soal penjegalan pencalonan Bernie Sanders muncul ke publik. (den)