Dilansir CNN, ketika ditanya apakah Rusia bertanggung jawab atas peretasan email itu, Assange menjawab, “Pertanyaan macam apa itu? Saya seorang jurnalis. Kami tidak membocorkan sumber kami.”
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Debbie Wasserman Schultz , pemimpin Komite Nasional Demokrat (DNC) mundur akibat skandal email tersebut.
Sumber keamanan Amerika Serikat menyalahkan Rusia atas peretasan ini.
Skandal email ini juga mengundang kontroversi lain ketika Trump menyerukan Rusia untuk mencari puluhan ribu email Clinton yang hilang dari akun pribadinya ketika menjabat sebagai menteri luar negeri pada 2009-2013.
Assange sendiri saat ini berada di kedutaan Ekuador di London sejak 2012 guna menghindari ekstradisi ke Swedia, di mana ia menghadapi tuduhan pemerkosaan dan pelecehan seksual.
(stu)