Insiden penikaman terjadi pada Rabu malam waktu setempat (3/8), ketika seorang pria yang diduga memiliki masalah kesehatan mental mengamuk dengan pisau di pusat kota London. Polisi mengatakan ini adalah insiden terorisme.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
The Guardian yang mengutip laporan polisi menyebut, insiden ini terjadi sekitar pukul 22.30 di alun-alun Russel Square. Korban awalnya sempat mendapatkan perawatan, namun meninggal tidak lama kemudian.
Enam orang terluka, namun belum diketahui kondisinya. Polisi mengatakan, satu orang pelaku ditahan polisi setelah dilumpuhkan dengan pistol kejut.
"Kita semua memiliki peran penting sebagai mata dan telinga untuk polisi dan petugas keamanan, dan dalam membantu untuk memastikan London terlindungi," ujar wali kota yang beragama Islam ini.
Kepolisian London, Scotland Yard, menurunkan 600 aparat untuk berpatroli di London usai serangan di Perancis dan Jerman.
Serangan penikaman ini terjadi menyusul serangkaian serangan teror di sejumlah negara Eropa lainnya, seperti Perancis, Belgia dan Jerman.
Proses penyelidikan soal penikaman ini dipimpin oleh para detektif yang terbiasa menyelidiki kasus pembunuhan, dengan dukungan petugas kontraterisme. (ama/stu)