Juru bicara kepolisian Kolonel Krisana Pattanacharoen seperti dikutip Reuters mengatakan, kesimpulan pelaku peledakan memang belum diperoleh, namun melihat modusnya tindakan itu tidak dilakukan oleh teroris internasional.
"Terlalu cepat untuk mengambil kesimpulan. Tapi yang kami tahu dengan pasti, insiden ini tidak terkait langsung dengan segala bentuk terorisme, tapi sabotase lokal, dan kami mencoba mengidentifikasi siapa di balik serangan," kata Krisana.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Serangkaian ledakan terjadi di Hua Hin, Trang, Phuket dan Surat Thani, menewaskan dua orang dan melukai puluhan lainnya. Kebanyakan korban adalah wisatawan.
Pengeboman ini terjadi bertepatan dengan peringatan ulang tahun ke-83 Ratu Sirikit dan selang beberapa hari setelah Thailand melakukan referendum yang meneguhkan kekuasaan militer di konstitusi.
Ledakan terjadi di daerah yang jauh dari zona konflik di selatan Thailand, yang memang kerap terjadi pengeboman. Selain itu biasanya konflik di selatan mengincar aparat, bukan wisatawan.
"Jika diperhatikan, bom ini tidak berniat membunuh orang, tapi mengirim pesan ke kelompok tertentu. Bisa jadi ini adalah masalah dalam negeri," ujar Apichat. (den)