Kantor berita privat Turki, Dogan, melaporkan bahwa kepolisian mendatangi Istana Kehakiman Istanbul di distrik Caglayan dan dua pengadilan lainnya di wilayah Eropa negara tersebut.
Penahanan ini merupakan bagian dari rangkaian proses penyelidikan atas kudeta militer yang gagal pada bulan lalu. Dalam kudeta tersebut, 238 nyawa melayang dan 2.917 orang lainnya terluka.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, lebih dari 76 ribu pegawai negeri, hakim, dan anggota pasukan keamanan ditangguhkan dan hampir 5.000 lainnya dipecat.
Pemerintah menuding tokoh agama yang kini mengasingkan diri ke Amerika Serikat, Fethullah Gulen, sebagai dalang dari kudeta ini dan meminta AS mengekstradisinya kembali ke Turki. Gulen sendiri menampik tuduhan tersebut. (stu/stu)