Menurut juru bicara militer Filipina Mayor Filemon Tan seperti dikutip dari Reuters, Sofyan pertama kali ditemukan mengambang di laut oleh warga Pulau Jolo. Dia lolos dari maut setelah kabur di tengah kegelapan.
"Kami tidak memiliki informasi tentang para tawanan lain tetapi pasukan di daerah diperintahkan untuk menggunakan segala cara untuk mencari dan menyelamatkan para sandera,” tambahnya.
Lihat juga:Satu WNI yang Disandera Abu Sayyaf Bebas |
Salah seorang ABK sempat menelepon istri yang tinggal di Samarinda, Kalimantan Timur. Korban meminta agar istrinya segera mengabarkan peristiwa penyanderaan kepada wartawan, kepolisian, pemerintah, dan pihak perusahaan. Dalam komunikasi itu, korban mengatakan bahwa kelompok militan meminta tebusan 20 juta ringgit.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT