"Dia memiliki dorongan liar untuk mengonsumsi metal. Bahkan bagi kami, ahli-ahli bedah berpengalaman, itu menakutkan," kata Dr. Jatinder Malhotra yang memimpin operasi kepada CNN.
"Kami sangat gugup…sebuah kesalahan kecil bisa menyebabkan hilangnya nyawa pasien. Selama 20 tahun saya praktik, saya tidak pernah melihat hal seperti ini."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Malhotra mengatakan dia menemukan 40 pisau lipat dalam perut pasiennya, yang jika dipanjangkan berukuran sekitar 17,8 sentimeter.
"Dia [pasien] mengatakan menelan beberapa pisau ketika terlipat, dan beberapa diantaranya tidak terlipat. Ketika kami mengeluarkan pisaunya--beberapa kami temukan masih terlipat, dan beberapa terbuka, dan diantaranya sudah mulai berkarat bahkan patah," kata Malhotra.
Pasien Malhotra, yang merupakan seorang pria berusia 42 tahun dan memiliki dua orang anak, memberi tahu CNN kini sudah merasa lebih baik.
Malhotra membenarkan kini kondisi pria itu sudah membaik dan sudah diperbolehkan pulang jika dinyatakan sehat oleh psikiater, kemungkinan dalam beberapa hari lagi.
Pria itu mengaku selama ini merahasiakan kebiasaan ajaibnya dari keluarga.
"Saya tak tahu mengapa saya mulai menelan pisau. Saya hanya menikmati bagaimana rasanya dan saya ketagihan...situasi saya sama seperti bagaimana orang bisa ketagihan mengonsusmsi alkohol dan hal lainnya," kata dia.
Sekarang, pria itu mengatakan tak akan mau menyentuh pisau lagi. "Saya tidak akan melakukan tindakan seperti itu lagi," tuturnya. "Saya orang yang baru sekarang."
Jika dorongan untuk menelan pisau kembali menyerang, Malhotra dan timnya memberikan beberapa anjuran. “Kami mengatakan padanya, jika dia merasa seperti butuh besi di tubuhnya, cobalah bayam." (stu)