Namun kini, Duterte mengatakan bahwa ancaman itu hanyalah sebuah lelucon.
"Tidak bisakah kalian bercanda?" ujar Duterte kepada awak media ketika ditanya ihwal keseriusan pernyataan tersebut pada Selasa (23/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itu merupakan penemuan dari seorang perempuan yang ingin bunuh diri, " kata Duterte.
Lihat juga:Polisi Filipina Dilarang Selfie dan Mengupil |
Sementara itu, metode Duterte dalam memberantas narkoba di negaranya terus dikritik berbagai pihak. Mereka menganggap Duterte melakukan penghukuman tanpa proses peradilan.
Hampir 2.000 orang terduga pengedar dan pengguna narkoba tewas sejak Duterte dilantik sebagai Presiden Filpina pada 30 Juni lalu.
Duterte mengklaim bahwa 756 orang yang dibunuh oleh polisi itu memang merupakan tersangka pengedar narkoba yang menolak ditahan. Sementara itu, lebih dari seribu orang lainnya tewas dalam perang antar-geng narkoba.
[Gambas:Video CNN] (stu)