Seperti dilansir stasiun Iran, IRIB, pada Minggu (28/8), pemimpin angkatan udara Iran Jenderal Farzad Esmaili mengatakan bahwa melindungi fasilitas nuklir adalah yang terpentng “dalam semua situasi.”
“Saat ini, wilayah udara Iran adalah salah satu yang teraman di kawasan,” kata Esmaili.
Lihat juga:Rusia Kirim Bagian Rudal dari S-300 ke Iran |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Perlawan dan publikasi terus-menerus soal S-300 atau situs Fordo adalah conton kejahatan para musuh,” kata Khamenei. “Sistem S-300 adalah sistem pertahanan, bukan serangan, namun Amerika melakukan segalanya ahar Iran tak memilikinya.”
Di bawah kesepakatan itu, Iran diperkirakan menghilangkan sekitar 19 ribu centrifuge—mesin yang mengayakan uranium, dan hanya menyimpan sekitar 5.000 untuk tujuan penelitian.
Iran, dan AS, Inggris, China, Perancis, Jerman dan Rusia melakukan negosiasi selama lebih dari dua tahun hingga akhirnya menandatangani kesepakatan bersejarah pada Juli 2015. Sebagai imbalan pembatasan program nuklir, sanksi-sanksi terhadap Iran dicabut. (stu)