Ke-15 anggota tetap dan tak tetap DK PBB pada Jumat lalu sepakat untuk “mengambil tindakan lanjutan yang signifikan” terhadap Korut.
Juru bicara kementerian luar negeri Korut menyebut pernyataan PBB sebagai “produk dari tindakan bandit AS” dan bahwa Washington mengabaikan peringatan soal “melukai kehormatan [Korut].”
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya pada Kamis lalu mengatakan bahwa uji coba peluncuran rudal balistik dari kapal selam Korut merupakan kesuksesan terbesar, yang menempatkan daratan AS dan pasifik dalam jarak tembak.
Lihat juga:Rudal Korut Masuk Zona Udara Jepang |
Keberhasilan ini menurut para pakar jauh lebih cepat dari perkiraan mereka.
Korea Utara sendiri sudah berada di bawah sanksi PBB atas uji coba teknologi rudal balistik di masa lalu, namun seolah tak peduli, Korus terus melakukan rentetan uji coba nuklir sejak Januari lalu. (stu)