“Kami bersiap untuk 250 ribu hingga 300 ribu pengungsi tahun ini,” kata Kepala badan Migrasi dan Pengungsi Federal (BAMF), Frank-Juergen Weise ke harian Bild am Sonntag.
Weise menambakan bahwa jika lebih banyak orang yang tiba dari perkiraan, maka badan yang ia pimpin akan kewalahan, meski mereka pun akan mempersiapkan skenario tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, diyakini sekitar 1,1 juta pengungsi masuk ke Jerman sepanjang 2015, melarikan diri dari perang dan kemiskinan di Timur Tengah, Afrika, dan Asia.
Weise mengatakan sekitar 70 persen imigran yang telah tiba memenuhi syarat untuk nekerja, namun sebagian besar masih akan bergantung pada jaminan sosial dasar sebelum bisa mendapat pekerjaan.
Popularitas Merkel turun
Sementara itu, popularitas Kanselir Jerman Angela Merkel terus turun, menurut jajak pendapat yang dipublikasikan akhir pekan lalu. Sekitar setengah warga Jerman tidak menginginkan ia kembali menjabat untuk keempat kalinya tahun depan.
Selain kebijakan membuka pintu bagi pengungsi, faktor lain yang menyebabkan anjloknya popularitas Merkel adalah gelombang kekerasan yang dilakukan oleh pencari suaka pada Juli lalu. Dua di antaranya, diklaim oleh kelompok militan ISIS.
Dari 501 orang yang ditanya oleh lembaga survei Emnid untuk harian Bild am Sonntag, setengahnya mengatakan mereka tak ingin Merkel kembali menjabat, sedang 42 persen menginginkan sebaliknya. (stu)