"Saya menerima undangan Presiden Enrique Pena Nieto dari Meksiko dan sangat senang untuk bertemu dengannya besok," ujar Trump melalui akun Twitter pribadinya, Selasa (30/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam beberapa kampanyenya, Trump mengatakan bahwa jika terpilih sebagai presiden kelak, ia akan membangun tembok di sepanjang perbatasan AS dan Meksiko untuk mencegah masuknya imigran.
Trump meminta pemerintah Meksiko untuk membayar pembangunan tembok itu. Namun, pemerintah Meksiko menolak.
Pena Nieto sendiri kerap kali mengkritik Trump di hadapan publik. Dalam jumpa pers bersama Presiden Barack Obama dan Perdana Menteri Kanada, Justin Trudeau, pada 29 Juni lalu, Pena Nieto mengingatkan bahaya populisme di tengah globalisasi dunia.
Ia pun mengangkat kembali pernyataannya yang menyamakan Trump dengan Adolf Hitler dan Benito Mussolini. "Hitler, Mussolini, kita semua tahu bagaimana hasilnya," katanya.
Pertemuan ini akan digelar di Meksiko di sela padatnya jadwal Trump, yaitu setelah penggalangan dana di California dan sebelum menyampaikan pidato mengenai imigran di Phoenix, Arizona, pada malam harinya.
Masyarakat AS sendiri menanti pidato tersebut untuk melihat bagaimana Trump akan mengatasi masalah 11 ribu imigran ilegal yang sebenarnya sudah memiliki akar dalam komunitas dan mematuhi hukum setempat. (den)