Belum tersedia banyak informasi soal insiden yang terjadi pada Senin (5/9) di Ramat Hachayal, wilayah timur laut Tel Aviv ini. Polisi menyebutkan bahwa enam orang yang terluka dilarikan ke rumah sakit, lima di antaranya menderita luka ringan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Times of Israel melaporkan dua pekerja terjebak dalam reruntuhan tersebut.
Wakil Kepala Departemen Pemadam Kebakaran Tel Aviv, Yoav Adassi, menyatakan bahwa persedian udara bagi korban yang terjebak dalam reruntuhan kian menipis, dan bangunan itu masih mungkin kembali runtuh.
Layanan medis United Hatzalah menyatakan, "Petugas pemadam kebakaran dan tim penyelamat bekerja untuk menemukan sejumlah orang yang diyakini hilang.
"Nampaknya atap gedung parkir runtuh di lokasi pembangunan," bunyi pernyataan dari United Hatzalah, mengutip seorang petugas medis, menurut laporan AFP.
"Sementara anggota unit ambulans kami yang pertama tiba di tempat kejadian segera memberikan perawatan terhadap korban luka. Terdapat laporan bahwa sejumlah orang hilang dan sepertinya masih terjebak dalam reruntuhan," bunyi pernyataan itu.
Polisi meminta warga menjauhi lokasi reruntuhan karena terdapat kemungkinan bangunan tersebut masih dapat runtuh. Akses jalan menuju lokasi kejadian juga ditutup untuk umum dan hanya dapat dipergunakan oleh petugas medis darurat. (ama)