Wali Kota Amatrice dikutip The Independent, Senin (12/9), mengatakan mereka akan mengajukan gugatan terhadap Charlie Hebdo karena dianggap mencemarkan nama baik setelah majalah itu menerbitkan kartun berjudul "Gempa bumi, gaya Italia."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kartun itu mengerikan, tidak berselera dan merupakan penghinaan bagi korban bencana alam," kata pengacara Mario Cicchetti yang mengajukan petisi ke pengadilan tinggi Italia agar memuluskan gugatan terhadap Charlie Hebdo.
Kartun tersebut menuai kemarahan masyarakat Italia karena dianggap penghinaan. Kedutaan Besar Perancis di Roma menyatakan berlepas diri dari Charlie Hebdo dan kartun tersebut tidak mewakili sikap pemerintah di Paris.
Charlie Hebdo menuai simpati setelah menjadi korban penembakan militan yang menewaskan 12 orang di Paris. Namun opini publik kini bergeser setelah majalah itu beberapa kali memicu kemarahan dengan kartunnya.
Sebelumnya Charlie Hebdo hujan kritikan setelah membuat kartun soal para pengungsi Suriah di Eropa. Charlie Hebdo saat itu mengomentari soal kematian Alan Kurdi, bocah tiga tahun yang jasadnya terdampar di pantai Turki setelah perahu yang ditumpanginya menuju Eropa tenggelam. (den)