Kedua pesawat tersebut terbang rendah di sekitar Pangkalan Udara Osan di Korsel yang terletak hanya 77 kilometer dari perbatasan Zona Demilitarisasi dengan Korut, sekitar 40 kilometer dari Seoul.
Tak hanya itu, kedua pesawat ini didampingi oleh jet tempur AS dan Korsel saat melakukan manuver terbang rendah di Pangkalan Udara Osan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penerbangan ini pun tak lepas dari pantauan komandan yang memimpin 28.500 pasukan AS di Korsel, Vincent Brooks, dan Ketua Gabungan Kepala Staf Korsel, Lee Sun-jin.
Operasi ini seharusnya dilaksanakan pada Senin kemarin, tapi terpaksa ditunda karena cuaca buruk di Guam, tempat pesawat itu disiagakan.
Selain penerbangan ini, AS dan Korsel juga sepakat untuk membicarakan lebih lanjut respons yang diperlukan untuk menanggapi uji coba nuklir terbesar Korut pada Jumat (9/9) lalu. Hasil dari perbincangan ini akan diumumkan selanjutnya. (stu)