Dikutip dari Reuters, istri dari mantan Presiden AS Bill Clinton, itu juga menyatakan kalau penyakit yang dideritanya bukanlah masalah besar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya akan mengistirahatkan diri beberapa saat, sebelum melanjutkan kampanye," kata Hillary, seperti yang dikutip dari CNN.
"Saya diminta dokter untuk beristirahat lebih lama, namun menurut saya, ini bukan masalah yang besar," lanjutnya.
Hillary, yang telah berusia 68 tahun, mengaku kalau ini bukan kali pertama penyakitnya kambuh.
"Ini telah terjadi beberapa kali dalam hidup saya. Saya menyadarinya dan berusaha untuk menanggulanginya," ujar Hillary.
Masih dalam wawancara yang sama, Hillary mengaku kalau ia tidak pingsan saat menghadiri Peringatan 11 September.
"Saya hanya kehilangan keseimbangan selama beberapa menit. Setelah duduk dan minum air, saya merasa baikan," kata Hillary.
Mengetahui tentang kondisi kesehatan pesaingnya, Calon Presiden AS dari Partai Republik, Donald Trump, langsung menantang untuk membeberkan rekam jejak kesehatan kepada publik pada pekan depan, sebelum pemilihan yang akan dilangsungkan November mendatang.
"Saya harap ia segera sembuh dan kembali melakukan kampanyenya," kata Trump, seperti yang dikutip Fox News.
(ard)