Pemilu parlemen pada Minggu kemarin memperebutkan 450 kursi di Senat Duma, dan mayoritas kursi dengan mudah kembali dikuasai oleh Rusia Bersatu.
“Kami sudah bisa mengumumkan dengan pasti bahwa partai mengamankan hasil yang bagus, bahwa partai menang,” kata Putin setelah pemungutan suara ditutup.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan 90 persen suara masuk, Rusia Bersatu memenangkan 54,3 persen suara, sekitar 338 kursi dari 450 kursi parlemen. Jumlah ini naik dari yang sebelumnya 238 kursi.
[Gambas:Video CNN]
Berada di posisi selanjutnya adalah Partai Komunis dan Partai Liberal Demokrasi, dengan jumlah 13,5 dan 13,3 persen. Di bawahnya ada partai Hanya Rusia, dengan 6,2 persen suara.
Hasil ini menunjukkan bahwa kelompok oposisi liberal tidak bisa masuk parlemen; Partai Yabloko, dan Parnas—yang dipimpin oleh mantan perdana menteri Mikhail Kasyanov.
Hanya 47,8 persen orang yang menggunakan surat suara mereka, dibanding 60 persen pada 2011 lalu.
Pemilu kali ini, berbeda dari sebelumnya, juga diikuti oleh warga Crimea sejak kembali bergabung dengan Rusia lewat referendum pada 2014. (stu)