Diberitakan AFP, Rahami adalah warga naturalisasi AS asal Afghanistan. Menurut polisi dan FBI, Rahimi diburu karena akan diinterogasi terkait bom di New York dan New Jersey.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sekarang kami mendapat lebih banyak informasi ketimbang 24 jam terakhir. Temuan ini semakin mengarah bahwa serangan adalah tindakan teror," kata Blasio.
Bom meledak pada Sabtu pekan lalu di wilayah Chelsea, New York, melukai 29 orang dan merusak bangunan di sekitarnya akibat pecahan-pecahan benda tajam.
Polisi menemukan bom lainnya yang juga terbuat dari panci presto beberapa blok dari lokasi pertama. Kedua bom berisikan benda tajam berupa bagian dari ponsel, lampu Natal dan bahan peledak.
(den)