Hingga kini, tercatat 138 nyawa melayang dan 400 orang lainnya dinyatakan hilang setelah hujan deras dan banjir meluluhlantakkan desa-desa di Korut.
Merujuk pada data Perserikatan Bangsa-Bangsa, 140 ribu orang membutuhkan bantuan. Federasi Palang Merah (IFRC) mencatat, sekitar 70 ribu orang kini menjadi tunawisma karena puluhan ribu rumah habis tersapu air.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Kim Jong Un Pimpin Uji Coba Mesin Roket Baru |
Dana tersebut akan digunakan untuk menyalurkan bantuan krusial, termasuk tenda, obat-obatan, dan batu bara bagi 7.000 keluarga di Korut.
Sementara itu, media pemerintah Korut melaporkan bahwa kini sejumlah besar tentara dan warga bahu membahu untuk melakukan rekonstruksi. Otoritas meminta mereka "melakukan keajaiban."
Di tengah situasi bencana seperti ini, pemerintah Korut menggelontorkan dana yang tak kecil untuk program senjata nuklir. Akibat uji coba nuklir ini, Korut dihujani sanksi internasional. (stu)