Anak itu, Tserin Dopchut, ditemukan dalam kondisi baik oleh petugas darurat dan anggota keluarganya pada Rabu lalu.
Dilansir CNN, sebelumnya, tim pencari menyisir wilayah hutan di Desa Khut, Distrik Pii-Khem, sambil meneriakkan namanya. Akhirnya, Tserin merespons suara pamannya yang ikut dalam pencarian.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kementerian Darurat Rusia mengatakan bahwa anak itu mendapat perawatan dari tim medis dan kondisinya “memuaskan.”
Ia menambahkan meski cuaca cukup hangat saat siang hari, saat malam, suhu bisa sangat dingin di hutan itu.
“Jika berpikir bahwa anak itu menghilang saat siang hari, ia tidak mengenakan pakaian yang memadai—hanya kaos dan sepatu tanpa mantel,” ujarnya.
Tserin sedang bermain di luar rumah bersama teman-teman dan anjingnya ketika ia menghilang, ia dilaporkan menghilang pada pukul 09.00 pagi waktu setempat pada Rabu lalu.
Siberian Times melansir bahwa Desa Khut, tempat tinggal bocah itu, hanya berpopulasi 400 orang dengan 63 rumah. (stu)