Trump lewat akun Twitter-nya mengancam akan membawa Gennifer Flowers, mantan kekasih Clinton di era 1970-an ke acara debat.
“Jika pemabuk Mark Cuban yang gagal terkenal dalam Benefactor ingin duduk di kursi depan, mungkin saya akan membuat Gennifer Flowers duduk di sampingnya!” cuit Trump pada Minggu (25/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Trump membuat saya takut,” kata Cuban setelah mengumumkan dukungannya bagi Hillary Clinton, seperti dikutip the Independent. “Donald, sejujurnya, saya sangat berharap dia bisa menjadi sesuatu yang berbeda, yakni seorang pengusaha, saya kira ada kesempatan di sana.”
Seorang ajudan Hillary mengatakan bahwa Cuban diundang untuk duduk di kursi depan acara debat pertama karena telah memberikan dukungan untuk pencalonan Hillary.
Setelah pernyataan Trump, Flowers dalam media sosial yang sama bahwa ia akan hadir dalam debat.
“Hai Donald. Kau tahu saya di pihak mu dan tentu akan ada di debat!” cuit Flowers. Nama Flowers sendiri mulai terkenal ketika kampanye presiden Bill Clinton pada 1992, setelah ia mengaku memiliki hubungan dengan suami Hillary itu selama 12 tahun.
Meski begitu, manajer kampanye Trump mengatakan bahwa mereka tak menginginkan Flowers hadir dalam debat.
“Kami belum mengundangnya secara formal, dan kami tidak berharap ia berada di sana sebagai tamu dari kampanye Trump,” kata manajer Trump Kellyanne Conway kepada CNN.
[Gambas:Video CNN] (stu)