"Saya mengatakan dan melakukan hal yang saya sesali. Semua orang yang mengenal saya pasti tahu bahwa kata-kata itu tidak menggambarkan siapa saya sebenarnya. Saya mengatakannya, saya bersalah, dan saya minta maaf," ujar Trump seperti dikutip AFP, Sabtu (8/10).
Ini merupakan permintaan maaf pertama yang terlontar dari mulut Trump sejak masa kampanye dimulai. Pernyataan ini dilontarkan setelah beberapa pihak memperkirakan Trump akan semakin kehilangan suara dari warga perempuan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jika Anda seorang bintang, mereka akan membiarkan Anda melakukan itu," ujar Trump dalam rekaman itu.
Pernyataan tersebut kontan menjadi sorotan berbagai pihak, termasuk para anggota Kongres yang mempertanyakan integritas Trump sebagai capres AS.
Menanggapi kisruh ini, Trump menyebut bahwa rekaman ini dipergunakan untuk alasan politis. "Saya mengatakan hal bodoh, tapi ada perbedaan besar antara perkataan dan tindakan seseorang," kata Trump.
Ia kemudian menyinggung skandal perselingkuhan antara Bill Clinton, suami dari rivalnya yang merupakan capres dari Partai Demokrat, Hillary Clinton. Saat menjabat sebagai Presiden AS, Bill diguncang isu selingkuh dengan seorang anak magang di Gedung Putih, Monica Lewinsky.
"Bill Clinton benar-benar menganiaya perempuan dan Hillary mengintimidasi, menyerang, dan mempermalukan korbannya. Kami akan membahas ini dalam beberapa hari ke depan. Sampai jumpa dalam debat Hari Minggu," ucap Trump, dikutip dari Reuters. (rsa)