Penembakan Kuil di Kabul, 14 Orang Tewas dan 36 Luka
Christina Andhika Setyanti | CNN Indonesia
Rabu, 12 Okt 2016 02:16 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Setidaknya 14 orang tewas terbunuh pada Selasa (11/10) ketika seorang pria bersenjata menembaki jamaah di sebuah kuil di Kabul, Afghanistan. Jamaah tersebut berkumpul di salah satu kuil terbesar di Kabul untuk merayakan Hari Suci Syiah, Asyura (memeringati 7 Abad meninggalnya cucu Nabi Muhammad).
Mengutip Reuters, juru bicara Departemen Dalam Negeri Sediq Sediqqi mengungkapkan ada 13 warga sipil dan satu polisi yang tewas. Sedangkan 36 orang lainnya terluka. Sedangkan pejabat di Departemen Kesehatan Masyarakat mengatakan sedikitnya ada 43 orang luka dalam insiden tersebut dan dibawa ke rumah sakit di kota untuk diobati.
Keterangan polisi mengungkapkan bahwa serangan tersebut terjadi pada pukul 08.00 waktu setempat. Saksi melaporkan adanya ledakan yang diikuti dengan tembakan.
Laporan awal menyebutkan ada tiga penembak yang terlibat. Tapi Sediqiqi mengungkapkan bahwa pasukan polisi khusus yang berada di TKP menemukan hanya satu orang bersenjata yang mati. Penyerang tersebut menggunakan seragam polisi atau seragam militer.
Kepala polisi Kabul, Abdul Rahman Rahimi mengungkapkan, pasukan keamanan di tempat kejadian sudah mengevakuasi kuil saat terjadi serangan. (chs) Add
as a preferred
source on Google
Mengutip Reuters, juru bicara Departemen Dalam Negeri Sediq Sediqqi mengungkapkan ada 13 warga sipil dan satu polisi yang tewas. Sedangkan 36 orang lainnya terluka. Sedangkan pejabat di Departemen Kesehatan Masyarakat mengatakan sedikitnya ada 43 orang luka dalam insiden tersebut dan dibawa ke rumah sakit di kota untuk diobati.
Keterangan polisi mengungkapkan bahwa serangan tersebut terjadi pada pukul 08.00 waktu setempat. Saksi melaporkan adanya ledakan yang diikuti dengan tembakan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepala polisi Kabul, Abdul Rahman Rahimi mengungkapkan, pasukan keamanan di tempat kejadian sudah mengevakuasi kuil saat terjadi serangan. (chs) Add
as a preferred source on Google