Pada pertemuan bilateral bersama Menteri Luar Negeri Rumania Lazăr Comănescu Jakarta, Rabu (12/10), Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi memaparkan kemudahan visa merupakan hal penting dan strategis dalam penguatan kerja sama antar kedua negara. Perluasan akses visa tidak hanya penting bagi hubungan antar pemerintah, tapi juga antar pengusaha dan individu kedua negara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada satu sisi, kata Anshor, Indonesia telah menerapkan bebas visa untuk kunjungan singkat warga Rumania. Di sisi lain, pemerintah Rumania belum menjadikan Indonesia sebagai prioritas dalam mendapatkan akses visa mereka.
"Kebijakan visa kedua negara saat ini tidak berimbang. Dibandingkan dengaan negara lain di ASEAN, Indonesia masih jauh dan belum jadi prioritas Rumania dalam hal visa. Ini yang ingin diminta oleh Menlu tadi," ucap Anshor.
Menurut Anshor, permasalahan visa ini sangat strategis dan penting untuk menjadi perhatian bagi kedua negara, khususnya Indonesia. Dengan adanya akses bebas visa, setidaknya pergerakan individu khususnya pengusaha antar kedua negara bisa menjadi lebih mudah lagi.
Keleluasaan akses, tutur Anshor, pada akhirnya dapat meningkatkan potensi kemitraan Indonesia-Rumania, khususnya dalam hal ekonomi dan bisnis.
Dalam pertemuan di kantor Kemlu RI tersebut, kedua menlu juga sepakat memperkuat kerja sama dalam bidang infrastruktur, meski sejauh ini belum ada kerja sama spesifik di bidang tersebut.
Menurut data Kemlu RI, perdagangan bilateral kedua negara meningkat hampir 32,5 persen tahun ini jika dibandingkan dengan periode sebelumnya. (ama)