Diberitakan Reuters pada Kamis (13/10), pejabat Kementerian Luar Negeri Korsel yang tak disebutkan identitasnya itu menyatakan bahwa terdapat dua jenazah pria dan satu jenazah wanita ditemukan tewas dengan luka tembak di kepala pada Selasa (11/11) lalu di Kota Bacolod. Ketiganya berusia sekitar 40 tahun ke atas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kedutaan Besar Filipina di Seoul, Korea Selatan enggan berkomentar terhadap kejadian ini.
Peristiwa ini terjadi di tengah maraknya pembunuhan massal yang terjadi di Filipina akibat kebijakan perang melawan kriminal dan narkoba yang diusung Presiden Rodrigo Duterte.
Hanya 100 hari sejak Duterte dilantik pada akhir Juni lalu, sekitar 3.600 warga Filipina tewas dalam perang melawan narkoba yang diusungnya itu.
Tewasnya tiga warga Korsel ini menambah panjang daftar warga negara ginseng itu yang terbunuh di Filipina. Berdasarkan media Korea Selatan, sudah lebih dari 10 warga negara itu yang tewas di Filipina setiap tahunnya terhitung sejak 2013. (ama/den)