Dua remaja berusia 16 tahun itu dicokok pada Rabu (12/10) di pinggiran Sydney. Keduanya ditangkap ketika sedang membawa pisau, meski polisi belum mengetahui target serangan kedua remaja itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Australia memang tengah mewaspadai serangan kelompok radikal dalam negeri sejak 2014 lalu, setelah mengalami beberapa serangan teror. Salah satunya, penyanderaan di Cafe Lindt di Sydney beberapa waktu lalu. Dua sandera sekaligus penyandera tewas dalam peristiwa itu.
Sejauh ini, pemerintah Australia telah menangkap dan mendakwa sejumlah kasus terkait radikalisasi pemuda. Lebih dari 100 warga telah meninggalkan Australia untuk berangkat ke Suriah demi bergabung bersama ISIS.
Negeri kanguru ini berupaya memperketat pengawasan terhadap segala potensi dan kemungkinan ancaman teror dengan memperluas jangkauan pencarian, pemantauan, dan pengawasan. (ama/den)