“Semua klaim ini dibuat-buat. Ini murni fiksi dan kebohongan. Peristiwa itu tak pernah terjadi,” kata Trump saat reli di West Palm Beach, Florida, dikutip dari CNN.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pengacara Donald Trump juga membuat sebuah surat terbuka kepada The New York Times dan menuntut pencabutan artikel serta permintaan maaf.
“Ini tidak pernah terjadi. Tak ada kebenaran atau kebaikan di balik cerita bohong ini,” katanya kepada People Magazine.
Kamis (13/10) Trump mengatakan bahwa tuduhan tersebut adalah tanda-tanda media yang melawannya. Dan dalam pernyataannya, dia berencana untuk melakukan tuntutan terhadap The New York Times.
“Mari kita perjelas pada satu hal,” kata Trump.
“Perusahaan Media di negara ini sudah tidak lagi melibatkan jurnalistik, minat khusus pada politik tidak berbeda dari para pelobi atau badan keuangan dengan agenda politik khusus, dan agenda ini bukan untuk Anda, tapi untuk mereka sendiri. Dan agenda ini aalah untuk memilih Hillary Clinton dengan berbagai cara, tak peduli berapa banyak nyawa yang mereka hancurkan." (chs)