Berbeda dengan dua ajang sebelumnya, dalam debat yang berlangsung selama 90 menit di University of Las Vegas ini Trump terlihat tidak banyak menyela perkataan Clinton. Dalam dua debat sebelumnya, hampir seluruh perkataan Clinton disela dengan ucapan Trump seperti "tidak benar" atau "itu bohong."
Debat yang dimoderatori oleh Chris Wallace dari Fox News ini membahas berbagai permasalahan, mulai dari ekonomi hingga strategi pertahanan AS di dalam dan luar negeri. Pembicaraan soal visi dan misi, seperti dua debat sebelumnya, selalu berujung pada saling serang kepribadian dan skandal masing-masing.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Clinton, juga seperti debat sebelumnya, menggunakan amunisi bocoran rekaman audio cabul Trump untuk menyerang calon presiden dari Partai Republik itu. Menurut Clinton, sifat dasar Donald Trump adalah melecehkan dan merendahkan wanita, sikap yang tidak patut dimiliki oleh seorang pemimpin.
"Donald berpikir merendahkan wanita membuat dia lebih hebat. Dia menyerang martabat, harga diri mereka, dan saya pikir tidak ada wanita yang tidak merasa seperti itu. Itulah Donald," kata Clinton.
Trump tampil lebih tenang dalam debat kali ini, interupsi oleh dirinya saat ini bisa dihitung jari tidak seperti dua debat sebelumnya. Clinton juga tidak lagi banyak mengeluarkan gestur tubuh seperti debat sebelumnya.
Tanpa jabat tangan
Clinton dan Trump meraih simpati pemilih dengan kalimat terakhir mereka di panggung debat Las Vegas. Clinton mengatakan dia akan membuat kehidupan masyarakat AS lebih baik, seperti yang telah dilakukannya selama ini ketika menjabat Senator AS.
"Itulah misi saya saat menjadi presiden. Saya akan membela keluarga-keluarga AS melawan kepentingan orang-orang berkuasa, melawan perusahaan. Saya akan memastikan kalian mendapatkan pekerjaan yang baik, dengan peningkatan upah, dan anak-anak dengan pendidikan yang lebih baik dari TK hingga kuliah," ujar Clinton.
Sementara Trump kembali mengumandangkan jargonnya, "Buat Amerika Hebat Lagi."
Berbeda dengan debat sebelumnya, ajang kali ini tidak diakhiri dengan jabat tangan. Usai perdebatan, Clinton beralih dari mimbarnya dan langsung menyalami Wallace, sementara Trump menyaksikannya sambil tetap berada di tempat.
Clinton kemudian bergerak ke arah penonton dan menyalami mereka, Trump mulai bergerak dari mimbarnya dan menyalami Wallace. Setelah itu, keluarga Trump naik ke atas panggung dan menyalaminya. Trump turun dari panggung bersama istrinya, Melania, dan anak-anaknya. Kedua capres sibuk sendiri dengan para pendukung mereka.
Debat kali ini berakhir tanpa jabat tangan. Pemilu AS akan berlangsung pada 8 November mendatang. (den)