Pesawat berjenis Twin-prop buatan Swearingen Metroliner itu jatuh di dekat landasan pacu negara kepulauan itu pada pukul 7.20 pagi waktu setempat. Insiden ini menyebabkan asap mengepul ke langit dan membuat Bandara Internasional Malta tutup selama beberapa jam.
"Itu adalah pesawat pengintai yang melaksanakan operasi pengawasa di atas Mediternaia untuk kementerian pertahanan," kata Menteri Pertahanan Perancis, Jean Yves Le Drian, dikutip dari Reuters.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Detik-detik Jatuhnya Pesawat di Malta |
"Informasi resmi, potongan rekaman dan saksi mata, semua mengindikasikan dengan jelas bahwa tidak ada ledakan sebelumnya," bunyi pernyataan pemerintah Malta.
Penerbangan itu tergistrasi sebagai penerbangan lokal di Layanan Lalu Lintas Malta dan dijadwalkan kembali ke Malta hanya beberapa jam tanpa mendarat di negara lainnya.
Sumber dari pihak bandara sebelumnya menyatakan bahwa pesawat itu diduga membawa pejabat dari lembaga perbatasan Uni Eropa, Frontex, namun lembaga itu kemudian membantahnya. (ama)