"Saya tidak percaya dia akan menjadi presiden yang buruk, karena tidak ada orang yang seburuk itu. Tapi Trump akan merusak hubungan dengan China dan Meksiko, mitra-mitra dagang terbesar Amerika," kata pengamat politik lembaga think tank Cato Institute, David Boaz, saat ditemui CNNIndonesia.com di Washington DC.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu menurut Boaz Trump jika terpilih presiden akan memicu kepanikan di Eropa. Trump dalam kampanyenya mengatakan bahwa dia akan meninjau kembali hubungan AS dengan negara anggota NATO. Menurut Trump, negara NATO harus membayar uang kepada AS karena telah melindungi mereka.
Trump menyinggung soal kesepakatan NATO yang menyatakan setiap serangan terhadap salah satu negara anggota adalah serangan terhadap semuanya.
Negara NATO seperti Inggris, Perancis dan Italia khawatir keamanan Eropa terancam jika Trump jadi presiden. Ditambah lagi Eropa ketar-ketir setelah Trump disinyalir dekat dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.
"Dia tidak konsisten dengan kebijakan luar negerinya. Saya kira dia akan menyebabkan kekhawatiran besar di seluruh dunia," kata Boaz.
"Akan ada demonstrasi di Eropa. Negara-negara Eropa yang panik akan menggelar pertemuan darurat di Berlin atau Brussels. Dan rencana Trump mengurangi 45 persen perdagangan dengan China akan memperburuk ekonomi dua negara, karena AS juga butuh China," lanjut dia.
Namun Boaz mengatakan, "kegilaan" Trump akan sedikit terbendung dan meredam kekhawatiran dunia jika dia memilih menteri luar negeri yang dihargai oleh banyak negara. "Setidaknya dihargai oleh China atau Jepang," tutur Boaz. (den)