Wilayah dengan populasi terendah itu memiliki sekitar delapan warga yang ikut terdaftar sebagai pemilih dalam pemilu kali ini. Penghitungan suara menunjukan Clinton berhasil meraih empat suara mengalahkan rivalnya dari partai Republik, Donald Trump yang hanya berhasil meraup dua suara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
CNN melaporkan, beberapa wilayah pinggiran di New Hampshire menjadi yang pertama membuka pemungutan suara di AS dengan menggelar pemilu awal. Biasanya pemilu awal ini dilakukan Senin (7/11) malam, sehari sebelum pemilu digelar.
Hasil pemilu awal di wilayah Harts berhasil dimenangkan oleh Clinton dengan selisih suara tipis 17-14 dibandingkan Trump.
[Gambas:Video CNN]
Di sisi lain, Trump mendominasi hasil pemilu awal di wilayah New Hampshire lainnya, Millsfield, dengan suara 16 suara. Sementara Clinton hanya memperoleh empat suara. Di wilayah itu, satu warga memilih Bernie Sanders, mantan kandidat capres AS dari partai Demokrat.
Ketiga wilayah itu memiliki populasi penduduk kurang dari 100 orang. Berdasarkan hukum New Hampshire, wilayah dengan jumlah pemilih di bawah 100 orang tetap dapat membuka pemungutan suara lebih awal pada malam sebelum hari H pemilu.
Hasil suara dari pemilu di kota kecil turut mempengaruhi hasil suara pemenangan pemilu dalam empat gelaran pemilu sebelumnya. Pada tahun 2000 dan 2004, hasil suara pemilu dari wilayah dengan populasi penduduk terendah berhasil membawa kemenangan bagi George W Bush.
Hal yang sama juga terjadi pada pemilu tahun 2008 yang akhirnya memenangkan Barrack Obama sebagai presiden AS ke-44. (ama)