Aksi protes merebak di beberapa kota di AS menyuarakan penolakan atas kemenangan Trump, termasuk di New York. Padahal, negara bagian ini merupakan tempat kelahiran dan kampung halaman bagi taipan real-estate itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Polisi pun terpaksa membentuk barikade untuk menahan massa. Namun, polisi tidak mempublikasikan identitas warga yang ditangkap dan alasan penangkapan mereka.
Tak hanya di New York, unjuk rasa berlangsung di berbagai kota di AS. CNN melaporkan bahwa di Chicago, lebih dari seratus orang berkumpul di depan Trump International Hotel sambil menggemakan yel-yel seperti, "Tolak Trump! Tolak KKK! AS tidak rasis!"
Kepolisian Chicago pun menutup beberapa ruas jalan, mencegah persebaran massa ke daerah lain. Hingga kini, tak ada laporan kericuhan dalam unjuk rasa itu.
The Guardian melaporkan pengumpulan massa juga sempat terjadi di Boston, Philadelphia, San Francisco, Los Angeles, Oakland, Seattle, Portland and Washington DC, dan bahkan di depan Gedung Putih untuk memprotes kemenangan Trump.
Pengumpulan massa yang lebih sedikit juga terlihat di St Paul, Minnesota; Richmond, Virginia; Kansas City; Omaha, Nebraska; dan Austin, Texas.
Namun, The Guardian melaporkan massa di berbagai kota kini sudah membubarkan diri, termasuk di New York dan Chicago, diduga karena saat ini di sebagian besar kota di AS sudah memasuki waktu dini hari. Meski demikian, demonstrasi di Oakland masih terus berlangsung. Saat ini, di Oakland sekitar pukul 11 malam waktu setempat. (ama)