Dua di antaranya adalah tentang proposal Trump yang ingin melarang warga muslim masuk ke AS dan sumpahnya yang berencana membatalkan Paris Climate Agreement.
Tak hanya itu, tautan tentang rencana perbaikan regulasi ekonomi dan pertahanan AS juga dipastikan tak lagi ada. Tim kampanye Trump hinga kini belum menjawab pertanyaan-pertanyaan yang disampaikan warga AS di situs tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski terasa ganjil dan dipertanyakan banyak pihak, namun hilangnya butir proposal Trump tentang pelarangan warga Muslim masuk ke AS itu ternyata dipuji oleh Pangeran Arab Saudi, Al-Waleed bin Talal.
Dalam wawancaranya dengan CNBC, bahkan Al-Waleed juga menyebut Trump juga telah menghapus komentar sinisnya kepada kaum muslim, yang pernah diunggah dalam akun twitternya.
Lihat juga:Pro-kontra di Libya Sikapi Kemenangan Trump |
Penghapusan pernyataan
Jika pernyataan tentang kaum muslim telah dihapus dari situs resmi kampanye Trump, maka ada beberapa rencana kebijakannya yang masih tetap berada di dalam situs tersebut.
Lihat juga:Efek Kejut Trump ke Suku Bunga AS |
Kejadian penghapusan pernyataan ini terbilang telah beberapa kali dilakukan oleh tim kampanye Trump tanpa memberikan penjelasan lebih lanjut.
(meg/meg)