Menurut pantauan CNNIndonesia.com, Kamis (10/11), di depan gedung Trump Tower kini sudah berjajar barikade beton yang diapit oleh pagar besi. Tak hanya di depan gedung, pagar besi juga dipasang di seberang Trump Tower.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di malam sebelumnya, sehari setelah pemilu yang memenangkan Trump, ribuan orang turun ke jalan di beberapa kota termasuk New York, mengecam presiden terpilih yang dinilai rasis dan seksis.
Trump Tower tentu menjadi salah satu titik utama tujuan ribuan demonstran tersebut. Setelah berarak dari Midtown Manhattan, mereka tiba di Trump Tower dan melakukan aksi bakar bendera.
Aksi serupa juga terjadi di banyak negara bagian di AS. CNN melaporkan, setidaknya protes anti-Trump ini terjadi di tujuh kota.
Salah satu demonstrasi terbesar digelar di California, di mana sekitar 1.500 siswa dan guru berdemonstrasi di halaman Sekolah Menengah Tinggi Berkeley di California, kemudian melakukan long march ke kampus Universitas California di Berkeley sambil berteriak, "Bukan presiden kami!"
Di Chicago, lebih dari seratus orang berkumpul di depan Trump International Hotel sambil menggemakan yel-yel seperti, "Tolak Trump! Tolak KKK! AS tidak rasis!"
Seiring dengan semakin larutnya malam, kian banyak warga yang turun ke jalan, termasuk di Philadelphia dan Boston. Sejumlah organisasi massa juga merencanakan aksi di San Fracisco, Los Angeles, Oakland, dan California, sementara aksi protes di Austin dan Texas terus berlanjut. (has/has)