Seperti dilansir Reuters, Petugas Pertahanan Sipil Selandia Baru mengeluarkan peringatan tsunami dan meminta warga di pesisir pantai timur Pulau Selatan untuk mengungsi ke tempat yang lebih tinggi.
Kendati demikian, petugas setempat menuturkan, terlalu dini untuk menilai kerusakan lebih parah atau jumlah korban luka-luka dan meninggal dunia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Seluruh rumah digulung seperti ulang dan beberapa barang hancur," ujar Elizabeth, salah satu saksi mata yang bercerita ke radio lokal dari rumahnya di Takaka, di atas Pulau Selatan.