Kepolisian setempat mengatakan bahwa ledakan itu terjadi saat ibu tersebut sedang memasak di dalam tenda. Saat ledakan terjadi, ada tiga anak lain di dalam tenda itu. Mereka terluka dan kini dalam keadaan kritis.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebagian besar kamp Moria sudah hancur akibat bentrokan antara imigran dan kepolisian pada 19 September lalu. Saat itu, ribuan imigran terpaksa meninggalkan kamp tersebut dan baru dapat kembali dua hari kemudian.
Belakangan ini, sering terjadi pembakaran kamp oleh imigran. Rentetan insiden ini mengindikasikan semakin parahnya konflik yang ada di tempat-tempat pengungsian di Eropa setelah Uni Eropa menandatangani kesepakatan yang bertujuan untuk menghentikan banjir imigran.
Hingga saat ini, sekitar 66 ribu imigran dari berbagai negara konflik terdampar di Yunani tanpa nasib yang jelas. (has)