Sejauh ini belum diketahui motif pemuda keturunan Somalia ini menyerang sejumlah orang.
Dilansir dari CNN, Artan diduga menabrakan mobil yang dikendarainya di kerumunan pejalan kaki. Setelah menghentikan mobilnya, ia kemudian turun dan menyerang menggunakan pisau daging yang dibawanya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejumlah orang dilarikan ke rumah sakit. Korban terluka karena luka ditabrak mobil, luka sabetan senjata tajam, dan luka karena sebab yang lain. "Kami masih mengidentifikasi para korban," kata petugas kampus.
Pejabat setempat menyebut, Artan tinggal di sekitar kampus. Sementara kendaraan yang dipakai untuk beraksi adalah milik keluarganya.
Kampus juga mengapresiasi langkah petugas keamanan bernama Alan Horujko, yang menghentikan aksi Artan sebelum melukai lebih banyak orang.
Petugas 28 tahun itu menembak mati Ratan setelah pemuda itu enggan mematuhi perintah untuk meletakan senjatanya. (sur)