Pesawat dari maskapai Pakistan International Airlines (PIA) itu menabrak bukit di wilayah utara negara itu, setelah salah satu dari dua mesin pesawat jenis turboprop itu mengalami kegagalan mesin setelah lepas landas dari kota Chitral menuju ibu kota Islamabad, pada Rabu (7/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pesawat ini kemudian terbakar sebelum menyentuh tanah. Puing pesawat pun tersebar hingga ratusan meter dari lokasi kecelakaan di Abbottabad, Provinsi Khyber Pakhtunkhwa.
"Pesawat ini secara teknis berada dalam kondisi prima dan diperiksa pada Oktober," ujar Saigol pada Kamis (8/12), dikutip dari AFP.
Ia menambahkan bawha kapten pesawat memiliki jam terbang lebih dari 12.000 jam. Pesawat yang memiliki nomor penerbangan PK-661 itu baru berusia sembilan tahun.
"Fokus kami saat ini adalah untuk mengambil semua jasad korban," ujar Saigol sembari menjanjikan pihaknya akan memberi keleluasaan bagi petugas berwenang melakukan investigasi menyeluruh.
Sementara, juru bicara PIA, Danyal Gilani, menyatakan bahwa kotak hitam pesawat telah ditemukan tetapi "akan membutuhkan waktu untuk memastikan alasan kecelakaan".
Korban tewas akibat kecelakaan ini sebelumnya dilaporkan berjumlah 48 orang, namun kemudian direvisi menjadi 47 orang. (ama)