Reuters memprediksi, pengusaha properti besar asal New York tersebut akan mengganti citra Gedung Putih yang selama ini diisi oleh teknokrat dan pejabat karier pemerintahan dengan sesama koleganya dalam berbisnis.
Salah satu yang sudah diendus publik AS bakal menjadi tangan kanan Trump dalam melakukan diplomasi luar negeri adalah Rex Tillerson, bekas CEO Exxon Mobil yang disebutnya bakal menduduki jabatan Menteri Luar Negeri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Tetapi tidak ada satu pun yang berasal dari Amerika Latin atau hispanik,” kata sumber tersebut, dikutip Minggu (18/12).
Julian Zelizer, pakar sejarah pemerintahan dari Universitas Princetown menilai Trump tengah membangun kabinet sesuai dengan kebutuhan dirinya sendiri.
“Memilih anggota kabinet yang berduit atau mantan anggota militer, jelas membawa pesan tersendiri bahwa kabinet Trump itu harus andal bernegosiasi,” kata Zelizer. (gen)