"Saya harap tahun depan, Duta Besar AS untuk Israel dapat menyalakan pelitanya di kedutaan besarnya di Yerusalem," ujar Dermer melalui akun Twitter pribadinya, Selasa (20/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wacana pemindahan kantor Kedubes AS ini sudah diserukan Trump sejak ia berkampanye. Trump juga berjanji tidak akan menekan Israel untuk membicarakan upaya perdamaian dengan Palestina.
Isu pemindahan kedubes ini kian kuat setelah orang yang ditunjuk Trump untuk menjadi Dubes AS di Israel, David Friedman, mengaku tak sabar melaksanakan tugasnya di Yerusalem.
Menanggapi pernyataan itu, seorang pejabat senior Palestina, Saeb Erekat, mengingatkan AS dan Israel bahwa pemindahan kedubes ke Yerusalem akan "merusak upaya perdamaian secara keseluruhan."
Yerusalem merupakan tanah yang diperebutkan oleh Israel dan Palestina sejak lama. Kedua negara mengklaim Yerusalem sebagai ibu kota mereka.
Israel merebut Yerusalem timur dari Arab dalam Perang Enam Hari pada 1967, kemudian mencaploknya menjadi bagian dari wilayahnya. Namun, pencaplokan itu tak dianggap oleh komunitas internasional.
Seluruh kantor kedubes negara lain di Israel pun ditempatkan di Tel Aviv sebagai upaya menampik klaim Israel atas Yerusalem. (has/aal)