"Kami akan mengirimkan sinyal jelas kepada China bahwa, pertama, pembuatan pulau (di LCS) harus dihentikan, dan kedua, akses kalian ke kepulauan itu tak akan diizinkan," ujar Tillerson, sebagaimana dikutip Reuters.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mantan kepala Exxon Mobil Corp itu tak menjabarkan lebih lanjut cara AS untuk menolak akses China ke kepulauan buatan di daerah sengketa tersebut.
Ia hanya mengatakan, kegiatan China di LCS sangat mengkhawatirkan dan dapat mengancam keseluruhan perekonomian global.
Tillerson mengatakan, situasi ini terjadi karena kurangnya respons AS di masa lalu. Menurutnya, kini AS harus bertindak untuk melindungi sekutu lama mereka di Asia Tenggara.
Selama masa kepemimpinan Barack Obama, AS sebenarnya terus mengkritik pembangunan kepulauan China di LCS. AS bahkan melakukan patroli rutin di sekitar kepulauan tersebut atas dasar kebebasan berlayar di perairan internasional.