Klarifikasi ini disampaikan Clapper kepada Trump dalam perbincangan melalui telepon pada Rabu (1/11), setelah dokumen ini tersebar di berbagai media.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wakil Presiden AS, Joe Biden, juga mengakui bahwa ia dan Obama sudah menerima laporan mengenai dokumen itu pekan lalu. Namun, intelijen menekankan bahwa dokumen ini belum diverifikasi.
Meskipun belum diverifikasi kebenarannya, sejumlah media memberitakan keberadaan dokumen ini. BuzzFeed bahkan merilis keseluruhan isi memo tersebut dalam salah satu pemberitaannya.
Sebelumnya, Trump mengatakan bahwa intelijen AS memalukan karena memo yang belum terverifikasi ini bisa tersebar ke media.
Setelah berbincang dengan Clapper, Trump melontarkan pernyataan yang isinya berbeda. "James Clapper menelepon saya kemarin untuk menyatakan bahwa laporan itu salah dan disebarkan secara ilegal. Kenyataan bodoh yang dibuat-buat," katanya.