"Saya Donald John Trump dengan tulus bersumpah, akan dengan tulus mengeksekusi jabatan sebagai Presiden Amerika Serikat," kata Trump sambil mengangkat tangan kanannya di hadapan pendeta.
Kemudian dia menyalami sang pendahulu, Barack Obama dan Joe Biden. Dia pun melambai ke arah kerumunan orang di hadapannya, didampingi sang istri, Melania.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di lokasi, 900 ribu orang, termasuk pemrotes, berkumpul seiring dengan prosesi berlangsung. Sementara jalanan di sekitar Gedung Putih diblokir dari lalu-lintas menggunakan bus dan truk sampah.
Sebagian besar area di sekitar lokasi tampak tertib. Namun, sekitar 100 orang demonstran sempat berteriak di salah satu titik pengecekan dan bergandengan tangan untuk memblokir akses ke upacara pelantikan.
Trump memiliki pandangan negatif terkait imigran, khususnya warga Meksiko di AS, yang dianggapnya sebagai kriminal narkoba dan pemerkosa. Ia bahkan berjanji memperketat kebijakan keimigrasian untuk membatasi pendatang masuk ke Amerika.
Konglomerat asal New York itu bahkan pernah berjanji akan membangun tembok besar di perbatasan AS-Meksiko untuk menekan imigran ilegal masuk ke negara tersebut. Trump bahkan dengan lantang menganggap dunia Islam bermasalah dengan AS.
Lihat juga:Ketika Trump Membuat Geram |