Dikutip dari AFP, belasan siswa tersebut menumpang bus yang dikemudikan oleh salah satu gurunya, sebelum bus tersebut menabrak jembatan dan terbakar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Peristiwa tragis itu langsung menerbitkan duka di Hungaria. Perdana Menteri Viktor Orban menyatakan masa berkabung nasional pada Senin (22/1) untuk mengenang para korban.
Setelah bus menabrak jembatan, penumpang yang berada di bangku belakang langsung memecahkan jendela untuk meloncat keluar. Aksi itu dipimpin oleh para guru yang juga ikut dalam rombongan.
“Sang guru olah raga memecahkan kaca bus dan menyuruh siswa untuk meloncat keluar. Ia lalu kembali masuk ke dalam bus untuk menyelamatkan yang tersisa. Saat ini, ia mengalami luka bakar di bagian punggung yang sangat parah,” kata Duta Besar Hungaria di Milan, Judit Timaffy.
Sebanyak 28 orang masih berada di rumah sakit untuk mendapat perawatan. Beberapa di antaranya mengalami koma.
Sampai saat ini, pihak kepolisian masih terus menyelidiki penyebab kecelakaan bus itu.
Mereka mengatakan kalau itu merupakan kecelakaan tunggal, namun menolak memberi kesimpulan secara dini.
(ard)