"Jika kursi hakim nantinya diduduki orang lain, bukan hanya masalah kursi, tapi juga dapat memengaruhi hasil keputusannya," ujar Han-chul sebagaimana dikutip Reuters, Rabu (25/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Proses pemakzulan ini lolos ke Mahkamah Konstitusi pada Desember lalu, setelah parlemen melakukan pemungutan suara di tengah desakan masyarakat untuk melengserkan Park Geun-hye.
Desakan itu datang setelah nama Park Geun-hye disebut-sebut terkait dengan kasus korupsi yang menjerat sahabatnya, Choi Soon-sil.
Park Geun-hye dituduh berkolusi dengan Choi dan mantan ajudannya untuk menekan sejumlah konglomerat Korsel agar menyumbangkan dana miliaran dolar ke dua yayasan yang dibentuk untuk mendukung kebijakan presiden. (has)