Kapal itu dilaporkan hilang pada Sabtu (28/1) di Sabah, Malaysia. Kapal yang berisi turis-turis dari China itu berangkat dari Kota Kinabalu di Sabah pada Sabtu (28/1) pukul 09.00 waktu setempat menuju Pulau Mengalum.
Pulau ini berjarak 60 kilometer di barat. Setelah 12 jam perjalanan, kapal itu dilaporkan hilang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mereka yang selamat ditemukan berkumpul bersama dalam kelompok dan mengenakan pelampung. Para korban itu belum bisa menuturkan apa yang sesungguhnya terjadi sebelum kapal tenggelam. Namun diduga, kejadian itu dipicu cuaca buruk.
Pencarian enam korban yang hilang diintensifkan, termasuk menggunakan pesawat pencari yang bisa melihat dalam kegelapan. Area pencarian mencakup wilayah seluas 1.400 kilometer persegi di Laut China Selatan.
Arwin Musbir, kapten kapal lain yang berlayar ke Pulau Mengalum bersamaan dengan kapal naas itu mengatakan sempat mengikuti kapal tersebut, tapi tak lama kemudian kehilangannya. Dia menyadari kapal itu hilang setelah dia tiba di pulau.
Sebanyak 28 orang penumpang adalah warganegara China dan tiga lainnya adalah kru kapal. Turis dari China memang kerap bepergian pada saat libur tahun baru Imlek. (ded/ded)