Mereka mengeluarkan keputusan yang mencegah otoritas memulangkan pendatang yang terkena dampak perintah eksekutif Presiden Trump. Hakim dari Massachusetts, Virginia, dan Washington, mengeluarkan keputusan mereka pada Sabtu (28/1) malam dan Minggu (29/1) pagi.
Hakim Distrik di Boston, Allison Burroughs mengeluarkan perintah penundaan pemulangan dua warga Iran yang mengajar di Universitas Massachusetts. Mereka ditahan di Bandara Internasional Logan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Adapun Hakim Distrik Thomas Zilly di Seattle, melarang pemulangan dua orang yang tak disebutkan namanya. Dia menjadwalkan sidang lanjutan pada 3 Februari 2017 mendatang.
Keputusan itu diambil saat menyidangkan kasus tuntutan hukum yang dilayangkan dua orang Irak yang ditahan di bandar udara Kennedy.
Departemen Keamanan Dalam Negeri AS sendiri mengatakan pada Minggu bahwa mereka akan patuh pada perintah pengadilan. Namun pada saat yang sama tetap akan melaksanakan perintah eksekutif. Perintah ini melarang masuknya imigran maupun pendatang dari 7 negara mayoritas Muslim.
“Untuk memastikan bahwa mereka yang memasuki AS tidak jadi ancaman bagi negara atau rakyat Amerika,” begitu pernyataan departemen itu.
Di berbagai tempat di AS, pengacara bekerja sampai lembur untuk menolong pendatang yang tertahan dan kebingungan di bandara sejak perintah eksekutif itu diteken Trump.
Kejaksaan dan advokat di AS mengatakan telah mengurus lebih dari 100 kasus yang menimpa pendatang di AS.