Pemerintah berharap bisa mengebut proses legislasi untuk bisa memicu Pasal 50 Kesepakatan Lisbon Uni Eropa tepat waktu, Maret ini, membuka waktu negosiasi selama dua tahun.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini hanya soal mengimplementasikan pilihan yang sudah ditentukan, sebuah titik yang tidak bisa diputar balik."
Pemerintah sebenarnya sudah mencoba untuk melangkahi parlemen, berkeras mempunyai kekuasaan untuk memicu Pasal 50 sendirian. Namun, Mahkamah Agung pekan lalu memutuskan bahwa legislatif harus diikutsertakan.
Mayoritas dari kedua kamar parlemen menentang Brexit, tapi May telah membujuk mereka untuk menghargai referendum yang diadakan tahun lalu, di mana 52 persen warga Inggris memilih untuk meninggalkan Uni Eropa.
"Ini adalah pilihan yang sangat mudah: apa mereka mendukung keinginan warga Inggris atau tidak?" ujarnya, Senin.
(aal/aal)