Kepada Berlliner Morgenpost sebagaimana dikutip AFP, Kamis (2/2), dia menyatakan 54 persen warga Ukraina sekarang ingin bergabung dengan blok Atlantik, meningkat dari beberapa tahun lalu yang hanya mencapai angka 16 persen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pertempuran kembali pecah antara pasukan Ukraina dan pemberontak yang didukung Rusia, memakan 13 nyawa pekan lalu.
Konflik ini sudah memakan sekitar 10.000 nyawa sejak 2014 lalu--lebih dari separuhya warga sipil--dan membawa Moskow ke titik terburuk dalam hubungannya dengan negara-negara Barat sejak perang dingin.
Kremlin membantah memberikan dukungan kepada para pemberontak dan hanya mengakui ada beberapa warga Rusia dan tentara bebas tugas yang memasuki zona konflik atas kemauannya sendiri.
(aal)